PARENTING

Hati-hati, Tujuh Hal Ini Melekat di Memori Anak Hingga Ia Dewasa

SI Online – Anak tentu akan mengingat momen-momen yang terjadi kepadanya di masa kecil hingga tumbuh dewasa. Apalagi, untuk hal-hal yang begitu berkesan, seperti permainan masa kecil, bahkan sampai ke momen memalukan sekalipun.

Tapi ternyata, diantara banyak hal yang terjadi di masa kecil, yang paling anak ingat adalah momen pertumbuhan bersama orang tua. Bagaimana sikap ibu terhadap ayah, bagaimana ekspresi ayah setelah pulang kerja, dan bagaimana interaksi antara keduanya, semua diamati oleh anak kita semenjak mereka kecil.

Dilansir family, berikut adalah beberapa hal yang cenderung selalu diingat oleh anak kita hingga mereka tumbuh dewasa.

Pengalaman yang Kita Miliki dengan Anak

Mereka bisa jadi malah tak mengingat setiap hadiah dan mainan yang kita berikan atau berapa kali kita membelikan jajanan kesukaannya. Namun, justru pengalaman-pengalaman tertentulah yang tetap melekat pada ingatan seseorang sepanjang hidup mereka.

Pengalaman bersama orang tua dan keluarga, seperti rekreasi, makan es krim dengan kita, jalan-jalan keliling kampung bersama, dan bercanda; semua itulah yang biasanya selalu diingat oleh anak hingga mereka dewasa, meskipun tidak secara mendetail.

Saat Kita Kesampingkan Gadget untuk Memerhatikan Anak

Kita sering merekam momen spesial anak ataupun keluarga lewat gadget. Hal tersebut baik, tetapi jangan terlalu sering dilakukan.

Bila kita mengesampingkan gadget dan lebih memerhatikan anak, maka mereka dapat memiliki seluruh perhatian kita seutuhnya. Yang dengan perhatian itulah, ada perasaan kasih sayang yang mereka dapatkan dan itu yang akan selalu melekat dalam memorinya hingga besar nanti.

Kata-kata Positif untuk Anak

Ada banyak kata yang dapat menggambarkan rasa cinta kita kepada anak dan itu juga mampu memberikan energi positif untuk mereka.

Kalimat-kalimat seperti, “Ayah bangga sama kamu”, “Terimakasih ya, Anak Sholeh”, dan lain sebagainya dapat memengaruhi anak kita. Dia juga akan merasa lebih dihargai dan disayangi oleh orang tua.

Cara Kita Menangani Situasi Sulit

Banyak hal di dunia ini membuat anak merasa rentan. Salah satu petunjuknya untuk melalui hal tersebut adalah sikap orang tua mereka.

Saat menghadapi masa-masa sulit, anak akan mengingat bagaimana cara kita sebagai orang tua bertahan untuk melewatinya dan mereka akan menerapkan itu ketika dewasa.

Saat Kita tak Ada di Samping Anak

Meskipun anak selalu merindukan dan membutuhkan kita, perlu juga ada saat anak jauh dari kita, seperti ketika ada acara kemah dari sekolah, agar mereka belajar cara menjadi mandiri.

Selain itu, ketika akhirnya bertemu dan berkumpul lagi di rumah, mereka pun dapat menceritakan pengalamannya selama tidak bersama kita.

Cara Orang Tua Berinteraksi dengan Orang Lain

Anak selalu memerhatikan sikap seseorang di sekelilingnya, termasuk orang tuanya. Setelah memerhatikan, dia akan meniru perilaku tersebut.

Saat berinteraksi dengan pasangan maupun dengan saudara, kerabat, tetangga, dan teman di depan anak, kita harus berhati-hati dan berupayalah menampilkan hal-hal positif saja. Sebab, anak adalah cerminan dari orang tuanya.

Cara Kita Bertindak Jika Mendapat Ujian

Hidup tak hanya penuh kebahagiaan dan kemudahan, hal tersebut tentu berdampingan dengan kesedihan dan kesulitan.

Akan ada masa saat kita mendapatkan ujian hidup, bahkan sesuatu yang terntu tidak kita inginkan terjadi. Sebisa mungkin, jangan mengeluh.

Jika mengeluh karena ujian-ujian seperti itu dan menjadikan anak sebagai korban keluhan kita, maka anak kita pun akan melakukan hal serupa saat dewasa.

Karena itulah, penting bagi kita untuk mengontrol emosi dan tetap berpikir serta bersikap positif di hadapan anak ketika berada dalam ujian hidup.

Red: Ma’faza

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close