Suara-Islam.com - Situs Berita Islam Terdepan - Masyarakat Muslim Papua Tak Punya Keinginan Memisahkan Diri dari NKRI
Depan
Masyarakat Muslim Papua Tak Punya Keinginan Memisahkan Diri dari NKRI PDF Cetak E-mail
Wednesday, 20 August 2008
ImageAda yang tak biasa di Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Ke-63 RI di halaman depan Istana Merdeka, Ahad (17/8). Beberapa kepala suku dan tokoh Papua hadir di sana. Di tengah-tengah gencarnya isu separatisme di bumi Cendrawasih tersebut, mereka yang datang ke Istana menyatakan dukungannya terhadap kedaulatan Negara ini.

Menurut salah satu tokoh ulama Papua Zaaf Fadzlan, masyarakat muslim Papua tak memiliki keinginan untuk memisahkan diri dari NKRI.

Zaaf menyatakan, umat muslim di Papua berterima kasih kepada Pemerintah yang memperjuangkan Papua untuk menjadi bagian dari Bangsa Indonesia. Walaupun masih ada warga di sana yang yang tidak senang dengan muslimah yang berjilbab dan berkumandangnya suara adzan ia mengatakan. “Itu adalah suatu bentuk cobaan bagi Umat Islam,” ujarnya.

Mengenai intervensi Amerika Serikat melalui pengiriman surat 40 anggota kongresnya kepada Presiden SBY terkait masalah OPM, Zaaf melihat masih adanya keinginan pihak asing untuk menguasai sumber daya alam di sana. “Hal itu disinyalir merupakan upaya asing untuk menguasai kekayaan alam yang ada di Papua,” tuturnya.

Sedangkan dari segi politis, hal tersebut dapat menggoyang kedaulatan bangsa. Sehingga dalam hal ini pemerintah disarankan agar lebih tegas dalam mengurus rakyat Papua karena secara sah Papua adalah bagian dari Indonesia.

Zaaf mengemukakan bahwa campur tangan asing melalui LSM kompradornya-lah yang mengopinikan kasus ini menjadi besar. Menurutnya, pemerintah seharusnya tidak perlu takut dengan intervensi asing. “OPM itu lembaga kecil yang otak orang-orangnya sudah dicuci oleh Amerika,” tandasnya.

Sebenarnya, masih menurut Zaaf, jika pemerintah tegas dan adil dalam hal politik, ekonomi, sosial, keagamaan, serta penerapan nilai-nilai Islam secara benar maka di dalam negeri yang mayoritas penduduknya beragama Islam ini akan tercipta kondisi negara yang stabil.

Dalam beberapa hari ini para Kepala Suku akan menemui Menko Polkam Widodo AS dan Menko Kesra Aburizal Bakrie terkait dengan dukungan mereka terhadap RI dan penyelesaian permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Papua. [fahmi/www.suara-islam.com]

Comments (0)Add Comment

Write comment
smaller | bigger

busy
 
< Sebelumnya   Berikutnya >