AS Incar Aset Yayasan Alavi
Empat buah masjid dan sebuah gedung pencakar langit di New York akan disita oleh Kejaksaan Federal AS. Seperti dilaporkan oleh kantor berita BBC, Jumat (13/11), Jaksa Federal AS telah memulai langkah hukum untuk melakukan penyitaan itu.
Bangunan-bangunan itu adalah milik Yayasan Alavi, sebuah organisasi Muslim nirlaba yang dicurigai oleh pemerintah AS telah menyalurkan uang secara ilegal ke Bank Melli milik pemerintah Iran.
Bank Melli dituduh terlibat pendanaan program nuklir Iran dan pemerintah AS telah melarang warga negaranya untuk terlibat dengan bank ini.
Meski bermasalah dengan pemerintah, namun keempat mesjid dan gedung perkantoran itu tetap beroperasi selama kasus ini berjalan. Rencana penyitaan ini diajukan pemerintah AS ke pengadilan federal di New York.
Wartawan BBC di Washington Adam Brookes mengatakan kasus ini akan memakan waktu cukup lama dan selama kasus ini berjalan penyitaan dalam bentuk apapun harus sepengetahuan pengadilan.
Jaksa penuntut mengincar aset Yayasan Alavi yang bernilai lebih dari AS$ 500 juta. Jika tuduhan jaksa ini terbukti maka ini adalah tindakan kontra terorisme terbesar sepanjang sejarah Amerika.
Bangunan milik Yayasan Alavi itu adalah empat buah masjid Syiah di New York, Maryland, California dan Houston serta sebuah gedung perkantoran 36 lantai di Fifth Avenue New York.
Menurut laporan Dow Jones, Yayasan Alavi menguasai 60% saham gedung perkantoran yang dikenal dengan nama Gedung Piaget ini.
Bulan Desember lalu, pemerintah AS mengajukan tuntutan terhadap Assa Corporation, yang menguasai 40% saham Gedung Piaget. Perusahaan ini diduga merupakan milik pemerintah Iran.
Dalam berkas perkara yang didaftarkan di pengadilan bulan lalu, Assa meminta agar kasus ini dibatalkan dan menuduh jaksa federal AS berusaha untuk memperlebar lingkup undang-undang aset sebagai agunan di luar sepengetahuan kongres.(bbc/shodiq)
Last Updated (Friday, 13 November 2009 21:01)
- Iran Bermanuver Uji Coba Misil
- Khamenei: Peningkatan Militer Iran Bukan Ancaman
- Benarkah Ahmadinejad Yahudi?
- Karzai Akan Sambut Tentara Tambahan Amerika Serikat
- MUI Jatim: 'Terorisme' Musuh Islam yang tak Jelas
- Israel Membeli 25 Jet Tempur F-35 dari AS
- Sayyed Hassan Nasrallah: Janji Obama Terbukti Bohong
- Kewalahan Hadapi Taliban, Inggris Minta Sekutu Tambah Pasukan
- Iran: Foto Yang dirilis Los Angeles Times Palsu
- Sekitar 50 juta orang Amerika kelaparan
- Tahun 2009 Bunuh Diri Militer AS Meningkat
- Tawarkan Beasiswa Bagi Wanita Berjilbab
- Obama : AS mengerahkan 30.000 tentara ke Afghanistan
- Demonstran New York Mengutuk Nobel Obama
- CIA Sewa Organisasi Tentara Bayaran Blackwater
- Castro: Jangan Percayai Senyum Obama
- NATO Rencanakan Kirim 3.000 Tentara ke Afghanistan
- "Sajjil-2" Rudal Iran Berdaya Jelajah 2.000 Kilometer
- US Jengkel Iran Uji rudal Sajjil-2
- Penjara Guantanamo Tidak Akan Tutup Hingga 2011
- Ilmuwan Iran Tewas di Bom Mossad, AS Terlibat
- Kekeliruan Mesir Memahami Keamanan Nasional
- Teheran Harus Segera Dikosongkan
- AWAS! AS Punya Senjata Rekayasa Gempa dan Tsunami
- Berita Foto : Invasi AS Merambah Haiti
- Yaman Tak Izinkan AS Buka Pangkalan Militer
- Gempa Indonesia Rekayasa AS
- Irak Minta Segera Dibebaskan Dari Pasal 7 Piagam PBB
- Ahmadinejad: Imperialisme Gagal Kuasai Sumber Energi Timteng
- Bulan Depan, Obama Kunjungi Indonesia
- Iran Luncurkan Pesawat Antariksa
- Kepala Staf Militer Iran: Anti-Rudal AS Mudah Ditaklukkan
- Sarah Palin: Warga AS Kecewa Obama
- Blackwater Merambah Pakistan


