SURAT PEMBACA

Islam Cinta Damai

Islam adalah agama sempurna yang Allah turunkan melalui Nabi Muhammad Saw untuk umat manusia. Kesempurnaanya Islam mengatur di setiap lini kehidupan.

Islam agama yang sesuai fitrah, Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi nilai keadilan dan kedamaian. Ini sudah terbukti di dalam ayat Al-Qur’an yang menyatakan bahwa, “Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepada Allah dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”(Qs Al Anfal : 61).

Kedamaian ini tentu saja sudah dibuktikan dari bagaimana baginda Rasul Nabi Muhammad Saw dalam mengajarkan dan menyebarkan kepada orang orang kafir. Nabi tidak memusuhi mereka tetapi Nabi justru membangun dan menciptakan kesejahteraan untuk para orang orang kafir tersebut. Teringat kisah pengemis buta seorang Yahudi yang selalu mengatakan kepada orang-orang di pasar agar tidak mendekati Nabi Muhammad sebab nabi adalah orang gila, penyihir. Lantas apakah nabi Muhammad membalas perbuatan pengemis Yahudi itu? Nabi tidak pernah membalas dengan keburukan, yang dilakukannya malah menyuapi pengemis yahudi setiap pagi.

Begitu juga, kisah lainnya Nabi Muhammad Saw menandatangani “Piagam Madinah”, sebagai bukti dari keinginannya untuk perdamaian dengan sesama umat manusia. Sebuah piagam yang mengangkat beliau sebagai pemimpin masyarakat Madinah dan mengakui hak-hak setiap penduduknya yang multikultur untuk hidup berdampingan secara damai dan saling melindungi, membangun sinergi antar umat manusia untuk kemaslahatan bersama.

Itulah salah satu contoh kisah dari aturan Sang Pencipta, Allah Swt yang mengatur seluruh kehidupan ini dengan kedamaian.

Berbeda dengan sistem sekuler yang diterapkan saat ini, berbagai stigma buruk terhadap Islam pun muncul. Seolah Islam yang ingin menerapkan aturan Allah dianggap ‘radikal’. Terakhir sangat menyedihkan apabila mendengar teror bom yang terjadi disematkan kembali kepada Islam, tiga ledakan bom terjadi pada tiga gereja di Surabaya (viva.co.id). Lagi-lagi Islam disudutkan bahkan stigma buruk terhadap keluarga Muslim ikut dicurigai.

Padahal sejatinya, Islam mengharamkan teror apalagi membunuh jiwa yang tidak bersalah baik Muslim maupun non Muslim, sebagaimana menurut Walikota Surabaya Ibu Risma mengutuk keras aksi pengeboman yang dilakukan satu keluarga yang dianggapnya menyalahi ajaran Islam dan ayat di Al-Quran (detiknews).

Sekalipun, ketika negara Islam melakukan suatu peperangan, tetap saja umat Islam tidak dibenarkan untuk membunuh anak-anak, perempuan dan penduduk non Muslim. Begitulah Islam mengatur akan selalu membawa kedamaian untuk kemaslahatan umat manusia.

Ayyuhanna Widowati
Tim Komunitas Muslimah Menulis

Tags

ARTIKEL TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close