INTERNASIONAL

Pasukan Saudi Serbu Pelabuhan Al-Hudaydah di Yaman

Sana’a (SI Online) — Pasukan koalisi pimpinan Saudi, Rabu (13/6) melancarkan operasi militer besar-besaran merebut kembali pelabuhan Yaman Al-Hudaydah dari gerilyawan Houthi.

Dilansir Anadolu, petinggi militer Yaman mengatakan : “Operasi untuk merebut kembali kota dan pelabuhan Al-Hudaydah telah dimulai,” kata juru bicara militer Yaman Abdullah al-Shuabi kepada Anadolu Agency.

Suara ledakan dan dentuman bom yang berasal dari gempuran pesawat tempur koalisi terdengar di pinggiran selatan kota tersebut.

Al-Shuabi mengatakan pasukan pemerintah telah mengungkap sebuah situs militer besar di pintu masuk selatan kota. Sejumlah pasukan Houthi juga telah menyerahkan diri pada jam-jam pertama serangan itu. Tidak ada komentar dari kelompok Houthi tentang klaim tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, pemerintah Yaman mengatakan telah menggunakan semua cara damai dan politik untuk mengusir pemberontak Houthi dari pelabuhan strategis.

“Pembebasan pelabuhan Al-Hudaydah adalah titik balik dalam perjuangan kami untuk merebut kembali Yaman dari milisi yang membajaknya untuk melayani agenda asing,” katanya dalam pernyataan yang dikutip oleh kantor berita resmi Saba.

“Pembebasan pelabuhan adalah awal jatuhnya milisi Houthi dan akan mengamankan pengiriman laut di Selat Bab al-Mandab dan memotong tangan Iran, yang telah lama menenggelamkan Yaman dengan senjata yang menumpahkan darah Yaman yang berharga,” katanya.

Pelabuhan Al-Hudaydah adalah jalur pasokan vital yang dilalui   80 persen bantuan kemanusiaan untuk Yaman.

Yaman didera kekerasan sejak 2014, ketika kelompok Syiah Houthi menguasai banyak wilayah, termasuk ibukota Sanaa. Konflik meningkat pada 2015 saat Arab Saudi dan sekutunya meluncurkan kampanye udara besar-besaran menyerang kelompok Houthi.

Kekerasan tersebut menghancurkan infrastruktur Yaman, termasuk sistem air dan sanitasi, mendorong PBB untuk menggambarkan situasi sebagai salah satu “bencana kemanusiaan terburuk di zaman modern”.

Sumber Anadolu

ARTIKEL TERKAIT

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker