NASIONAL

Pemimpin yang Mengajak ke Surga

Bogor (SI Online) – Sekjen Forum Umat Islam (FUI) KH Muhammad al Khaththath (MAK) hadir mengisi kajian subuh di Masjid Az Zikra, Sentul Bogor, Senin (4/6/2018). Dalam kajian tersebut ia menyampaikan tema “Pemimpin yang Mengajak ke Surga”.

Menurutnya, pemimpin yang mengajak ke surga akan berusaha mewujudkan masyarakat yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.

Selain itu, kata Ustaz al Khaththath, pemimpin yang taat kepada Allah mau dikoreksi dan diluruskan agar selalu dalam ketaatan.

“Abu Bakar As Shiddiq ketika dibaiat menjadi pemimpin, ia mengatakan; “Selama aku dijalan Allah maka dukunglah aku, tapi apabila aku melenceng maka luruskan aku ajak aku kembali ke jalan Allah”, itu contoh pemimpin yang baik,” ungkapnya.

“Tidak peduli benar atau salah, tapi pemimpin itu masih didukung itu namanya fanatik buta. Di dalam Alquran keduanya terancam masuk neraka jika tidak dalam ketaatan kepada Allah,” tambahnya.

Kemudian sahabat Nabi yang lain yaitu Umar bin Khattab juga punya teladan yang baik saat menjadi pemimpin. Umar pernah ditegur seorang nenek-nenek yang memprotes kebijakannya soal mahar dalam pernikahan.

Umar membuat aturan atas dasar aduan lelaki yang sulit menikah karena mahar yang tinggi. Umar membuat aturan, pertama, menetapkan mahar agar jangan terlalu tinggi. Kedua, barangsiapa yang telah menerima mahar terlalu tinggi maka wajib dikembalikan.

“Lalu si nenek protes, menurutnya aturan umar yang kedua bertentangan dengan ketetapan Allah dalam surat An Nisa ayat 20 bahwa mahar tidak boleh dikembalikan. Akhirnya Umar mengatakan bahwa si nenek benar dan Umar salah, lalu aturan kedua pun dikoreksi,” cerita Ustaz al Khaththath.

Oleh karena itu, menurutnya para pemimpin harus dibekali dengan ilmu Alquran. “Sekolah-sekolah tentang kepemimpinan harus dipersiapkan agar sesuai Alquran, dan sekarang harus ada upaya hijrah (perubahan) agar kedepan bisa terwujud pemimpin ideal layaknya Abu Bakar as Shiddiq dan Umar bin Khattab,” tandasnya.

red: adhila

Tags
Close
Close