#Pilpres 2019NASIONAL

Pilih Sandi, Prabowo: Terima Kasih Ulama, GNPF Ulama, PKS dan PAN

Jakarta (SI Online) – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengucapkan terima kasih kepada PAN
dan PKS yang sudah “legowo” tidak mendapatkan posisi bakal calon wakil presiden, meskipun nama kader
dari kedua parpol itu mendapatkan rekomendasi dari berbagai kalangan.

“Terima kasih kepada berbagai kalangan terutama ulama, GNPF Ulama dan PKS serta PAN yang legowo
tidak menduduki jabatan apapun dalam pencalonan capres-cawapres,” kata Prabowo dalam konferensi pers
di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis malam.

Dia mengatakan, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri telah direkomendasi oleh ijtima ulama sebagai
cawapres namun yang bersangkutan “legowo” (ikhlas) dan tidak memaksakan diri sehingga menyerahkan
kepada orang lain.

Prabowo juga memberikan apresiasi kepada PAN yang awalnya menghendaki ketua umumnya, yaitu Zulkifli
Hasan sebagai cawapres. Namun akhirnya “legowo” dan bisa menerima keputusan yang diambil secara
bersama-sama.

“PAN pun `legowo’, mereka memikirkan kepentingan rakyat dan umat diatas kepentingan pribadi,” ujarnya.

Prabowo mengatakan proses memutuskan nama cawapres yang mendampinginya tidak mudah dan sangat
melelahkan sehingga dalam prosesnya dirinya terus berunding dengan PAN, PKS dan Partai Demokrat.

Menurut dia, membangun suatu koalisi memang tidak mudah karena banyak yang harus dipertemukan
sehingga pada akhirnya dibentuk koalisi secara “de facto”.

“Kita sudah dari awal telah membentuk koalisi, `de facto` tidak hanya kemarin, bermula dari tanggung jawab
bersama sejak kita menghadapi berbagai masalah pelik dan rawan terutama pilkada 2017 yang lalu,” ujarnya.

Sebelum koalisi tiga parpol itu terjalin, dirinya pun berkomunikasi dengan Puan Maharani dan Ketua Umum
DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal itu, menurut dia, dalam rangka berusaha membangun suatu koalisi yang besar untuk memberi solusi
kepada kesulitan rakyat Indonesia dan bangsa.

red: A Syakira
sumber: ANTARA

ARTIKEL TERKAIT

Close