DAERAH

Sah, Kotak Kosong Menang di Pilwakot Makassar

Makassar (SI Online) – Realitas poltik di Kota Makassar membuktikan bahwa kotak atau kolom kosong bisa memenangkan pemilihan kepala daerah.

Rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Kota Makassar, akhirnya rampung dengan hasil kolom kosong mengungguli calon tunggal usai penghitungan 15 kecamatan di Hotel Max One Jalan Taman Makam Pahlawan, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (6/7/2018) malam.

Berdasarkan hasil penghitungan, Kecamatan Biringkanaya Pasangan Calon Tunggal Munafri Arifuddin-A Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) memperoleh 36.092 suara dan kolom kosong unggul dengan 39.320 suara.

Jumlah surat suara sah 75.412 suara, tidak sah 2.452 suara.

Selanjutnya Kecamatan Sangkarrang, pasangan Appi-Cicu memperoleh 3.271 suara sementara kolom kosong kembali unggul 3.645 suara.

Suara sah 6.906, tidak sah 336 suara. Total 7.242 suara.

Di Kecamatan Manggala, perolehan suara Appi-Cicu menang dengan mendapatkan 30.384 suara mengalahkan kolom kosong 27.631 suara. Sedangkan suara sah 58.015, tidak sah 1.746. Total suara 59.761 suara.

Pada Kecamatan Mamajang, pasangan calon Appi-Cicu kembali kalah dengan memperoleh 10.886 suara sedangkan kolom kosong sebanyak 13.407 suara. Surat suara sah 24.293, tidak sah 749 suara dengan total 25.042 suara.

Sementara di Kecamatan Makassar, pasangan calon Appi-Cicu memperoleh 13.654 suara dan kotak kosong kembali menang 21.081 suara. Surat suara sah 34.735 suara, tidak sah 1.119 suara dengan total 35.854 suara.

Di Kecamatan Mariso, kolom kosong menang tipis memperoleh 12.845 suara sedangkan pasangan Appi-Cicu memperoleh 11.566 suara. Surat suara sah 24.411 suara, tidak sah 786 suara dengan total 25.197 suara.

Untuk Kecamatan Tallo, pasangan Appi-Cicu memperoleh 26.297 suara, namun kolom kosong tetap unggul memperoleh 29.122 suara. Suara sah sebanyak 55.419, tidak sah 2.560 suara dan total 57.979 suara.

Kecamatan Panakukang, pasangan Appi-Cicu memperoleh 25.069 suara dan kolom kosong tetap menang memperoleh 31.108 suara. Surat suara sah sebanyak 56.177, tidak sah 2.052 dengan total 58.229 suara.

Kecamatan Rappocini, pasangan Appi-Cicu memperoleh 29.844 suara, sedangkan kolom kosong masih unggul dengan perolehan 32.460 suara. Surat suara sah 62.304, tidak sah 1.737 suara dan total 64.041 suara.

Di Kecamatan Tamalanrea, perolehan suara kolom kosong sebanyak 21.312 suara, jauh melampaui suara pasangan Appi-Cicu dengan memperoleh 16.738 suara. Surat suara sah 38.050, tidak sah 1.164 suara dan total 39.214 suara.

Sedangkan di Kecamatan Ujung Pandang, perolehan suara kolom kosong kembali unggul sebanyak 7.319 suara, sementara pasangan Appi-Cicu hanya memperoleh 3.822 suara. Surat suara sah 11.141, tidak sah 299 dan total 11.440 suara.

Meski demikian, pasangan Appi-Cicu unggul tipis di Kecamatan Tamalate dengan memperoleh 33.817 suara, sedangkan kolom kosong memperoleh 33.541 suara. Suara sah 67.358, tidak sah 2.564 dengan total 69.922 suara.

Untuk Kecamatan Ujungtanah, kolom kosong kembali unggul tipis memperoleh 8.317 suara sedangkan perolehan suara pasangan Appi-Cicu sebesar 7.362 suara. Surat suara 15.679 ribu, tidak sah 570 suara dengan total 16.249 ribu suara.

Di Kecamatan Wajo, pasangan Appi-Cicu harus puas mendapatkan 4.695 suara, sementara kolom kosong sebanyak 7.954 suara. Surat suara sah 12.649, tidak sah 361 suara. Total 13.010 suara.

Dan Kecamatan Bontoala, pasangan Appi-Cicu 10.584 suara, beda tipis dengan kolom kosong memperoleh 11.907 suara. Surat suara sah 22.907, tidak sah 871 suara dengan total 23.362 suara.

Berdasarkan hasil penghitungan, suara pasangan tunggal Appi-Cicu total 264.071 suara, sedangka kolom kosong memperileh 300.969 suara, atau selisih sebesar 36.898 suara.

Sebelumnya, saksi pasangan calon tunggal Appi-Cicu melakukan protes dengan melakukan walk out atau tidak menerima hasil penghitungan resmi KPU Makassar tersebut.

Hingga pukul 23.10 Wita situasi di lokasi penghitungan suara Pilkada Wali Kota Makassar berlangsung kondusif.

Personel Polisi yang diterjunkan mengamankan penghitungan sejumlah 800 orang, dibantu 400 orang personel TNI.

Sumber: Antara

ARTIKEL TERKAIT

Close