INTERNASIONAL

Tersandung Korupsi, Netanyahu Diperiksa Polisi Israel

Tel Aviv (SI Online) – Polisi Israel dilaporkan kembali menginterogasi Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Interogasi ini terkait kasus korupsi yang melibatkan Netanyahu dengan perusahaan telekomunikasi terbesar di negara itu.

Menurut laporan Radio Israel, seperti dilansir Reuters pada Selasa (12/6), sebuah kendaraan yang membawa petugas polisi berhenti di pintu masuk kediaman resmi Netanyahu, di mana sekelompok pengunjuk rasa menyerukan Netanyahu untuk mengundurkan diri guna memudahkan penyelidikan.

Polisi menolak berkomentar, tetapi Radio Israel mengatakan Netanyahu sedang diinterogasi atas tuduhan dia memberikan bantuan kepada Bezeq Telecom Israel sebagai imbalan atas liputan yang menguntungkan di situs berita yang dikontrol pemilik perusahaan.

Netanyahu, telah ditanyai dua kali sebelumnya dalam apa yang disebut Kasus 4000 tersebut. Pemegang saham pengendali Bezeq Telecom, Shaul Elovitch, saat ini berada dalam tahanan polisi, bersama dengan mantan juru bicara Netanyahu. Namun, mereka menyangkal adanya kesalahan.

Shlomo Filber, yang merupakan tangan kanan Netanyahu dan mantan Direktur Jenderal Kementerian Komunikasi Israel, juga telah ditangkap sehubungan dengan kasus tersebut, dan telah setuju untuk menjadi sanksi negara.

Polisi pada bulan Februari merekomendasikan bahwa Netanyahu didakwa dalam dua penyelidikan korupsi lainnya. Jaksa Agung Israel harus menentukan apakah akan menerima rekomendasi polisi untuk mendakwa Netanyahu atau tidak. Keputusan akhir untuk kedua kasus tersebut bisa memakan waktu berbulan-bulan.

Kasus pertama, yang dikenal sebagai Kasus 1000, Netanyahu dicurigai mendapatkan suap berupa hadiah, yang menurut polisi bernilai hampir USD 300 ribu, yang dia dapatkan dari pebisnis kaya.

Kasus lainnya, Kasus 2000, Netanyahu dituding meneriman tawaran adanya liputan positif dari salah satu media Israel, dengan balasan pembatasan peredaran media-media saingan media tersebut.

sumber: Sindonews.com

Tags

ARTIKEL TERKAIT

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d blogger menyukai ini: