DAERAH

Ustaz Farid Okbah: Perubahan Harus Dimulai dengan Kepemimpinan yang Kuat

Pembina Yayasan Najahul Islami Ustaz Farid Ahmad Okbah.

Bekasi (SI Online) – Keluarga besar Yayasan Najahul Islami, Bekasi, Jawa Barat, menggelar Tarhib Ramadhan 1439 H. Selain menyambut Ramadhan, acara ini sekaligus silaturahim keluarga besar binaan dakwah almarhum KH Muhammad Dahlan. Pembina Yayasan Najahul Islami Ustaz Farid Ahmad Okbah didapuk menjadi penceramah.

Bicara tentang perubahan dan kepemimpinan, Ustaz Farid mengutip ayat ke-24 dari Surat As-Sajdah. “Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami.”

Dari ayat di atas, Ustaz Farid menyimpulkan, karakter pemimpin, terutama pemimpin gerakan Islam adalah sabar dan yakin. Sebab tidak mungkin melakukan perubahan, apalagi kemenangan kecuali dengan kepemimpinan yang saleh.

“Kalau mau perubahan harus dimulai dengan kepemimpinan yang kuat,” kata Ustaz Farid di Gedung SD Islam An-Najah Jl Veteran,  Bekasi, Jawa Barat, Ahad siang (15/04/2018).

Ketua Yayasan Al-Islam, Islamic Center, Pondok Gede, Bekasi, ini mengakui, dakwah yang dilakukan oleh umat Islam saat ini sangatlah kuat. BAik melalui yayasan, lembaga, organisasi massa maupun partai politik. Sayangnya, soal kepemimpinan masih lemah dan berjalan sesuai dengan pola dan keinginan masing-masing. “Kekuatannya terbelah dan terjadilah friksi,” tambah dia.

Bicara tentang jumlah atau kuantitas, Ustaz Farid menegaskan, dalam perubahan, kemenangan itu diperoleh oleh kelompok yang jumlahnya sedikit. Dan kemenangan itu juga tidak terjadi begitu saja, melainkan harus dipersiapkan. “Nabi Saw saja membutuhkan waktu 23 tahun untuk mengubah Jazirah Arab,” katanya.

Untuk melakukan perubahan dan meraih kemenangan ini, Ustaz Farid menyampaikan tiga hal yang harus dilakukan. Ketiganya adalah menyiapkan kader, menanamkan ilmu dan berpuasa. Berpuasa menjadi salah satu hal yang harus dilakukan, karena misi puasa adalah melahirkan kesabaran.

Red: shodiq ramadhan

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d blogger menyukai ini: