AKHLAK

Yang Paling Menyejukkan Mata

Ibu mengajar anaknya mengaji

Berkata al-Imam al-Qurthubi rahimahullah: “Tidak ada yang lebih menyejukkan mata seorang mukmin daripada ia melihat istri dan anak-anaknya mentaati Allah ‘Azza wa Jalla”​ (Tafsir al-Baghawi 6/99)

Ada suatu do’a sederhana yang ringan diucapkan, tetapi berat terasa ketika merenunginya. Inilah do’a memohon kepada Allah Ta’ala karunia istri (suami) dan keturunan yang menjadi penyejuk mata di dunia dan akhirat. Cerita tentang anak beserta keturunan berikutnya yang menyejukkan mata hati senantiasa membangkitkan kerinduan terhadapnya, bahkan bagi yang sudah memiliki banyak anak.

Sesungguhnya sejuknya hati memandang anak keturunan, bertingkat-tingkat keadaannya. Karenanya, kita senantiasa berharap agar anak keturunan kita semakin baik, semakin baik lagi dan semakin menyejukkan mata hati kita. Tetapi sebelum anak-anak beserta keturunan kita berikutnya, ada yang terlebih dulu kita harap menyejukkan mata hati ini, yakni istri (suami) kita. Inilah yang merisaukan, terutama ketika bertanya pada diri sendiri, adakah diri ini menyejukkan mata baginya?

Allah Ta’ala, berfirman:

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوٰجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

“Dan orang-orang yang berkata, Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan 25: Ayat 74)

Al Hasan Al Bashri ditanya mengenai ayat di atas. Beliau pun berkata,

أن يُري الله العبد المسلم من زوجته، ومن أخيه، ومن حميمه طاعة الله. لا والله ما شيء أقر لعين المسلم من أن يرى ولدا، أو ولد ولد، أو أخا، أو حميما مطيعا لله عز وجل.

“Yang ingin dilihat Allah pada hamba muslim dari istri, saudara, dan sahabat karibnya adalah mereka semua taat pada Allah. Wallahi, demi Allah, tidak ada sesuatu yang lebih menyenangkan pandangan mata seorang muslim melebihi ketaatan pada Allah yang ia lihat pada anak, cucu, saudara dan sahabat karibnya.”

‘Abdurrahman bin Zaid bin Aslam  berkata, “Orang beriman meminta kepada Allah agar istri-istrinya dan keturunannya mendapatkan hidayah Islam.” Beberapa perkataan di atas dinukil dari Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim karya Ibnu Katsir.

Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di berkata, “Menyejukkan mata orang tua adalah ketika melihat anak dalam keadaan taat kepada Allah, berilmu, beramal. Ini do’a kebaikannya pada anak dan istrinya, namun itu juga termasuk do’a untuknya. Karena istri dan anak yang menjadi penyejuk mata akan kembali manfaatnya pada suami. Inilah yang dijadikan karunia untuk suami.” (Taisir Al Karimir Rahman, hal. 587).

Siapakah qurrata a’yun (penyejuk mata) itu? Yaitu, yang paling menonjol dari sosok yang qurrata a’yun adalah ketaatannya kepada Allah Subhanahu Wa ta’ala. Kemudian darinya terpancar akhlak mulia, mengayomi dan memperhatikan orang lain. Dan inilah yang perlu kita tanamkan kepada anak-anak kita. Sejuknya pandangan mata itu bukan terutama ketika anak-anak kita kecil, masa ketika mereka masih tampak lucu menggemaskan, melainkan justru yang paling pokok adalah saat kita sudah tua hingga terkhusus lagi ketika kita sudah tiada, ketika kita semua sudah berada di kampung akhirat.

Mereka mereka itulah keturunan yang mampu memuliakan dan mengangkat derajat kita disisi Allah Ta’ala atas amal shalih dan doa doa mereka.

Melahirkan dan mendidik menjadi anak anak dan keturunan yang sholih sholihah tidak bisa terwujud kecuali mereka diasuh dan dididik oleh ibu yang sholihah pula, oleh karena itu menjadi sebuah kewajiban utama, ketika ingin mendapati istri istri kita menjadi sosok yang sholihah kita sebagai suami terlebih dulu menjadi sholih.

Sesuatu yang mustahil bisa kita dapati generasi yang qurrata a’yun, tanpa di didik ditengah keluarga yang sholih.

Semoga Allah Ta’ala memudahkan segala urusan kita, terlebih urusan menjadikan anak dan keturunan yang qurrata a’yun.

Wallahu a’lam

Abu Miqdam
Komunitas Akhlaq Mulia

Tags

ARTIKEL TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d blogger menyukai ini: