NASIONAL

Habib Rizieq Minta FPI Konsisten Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Jakarta (SI Online) – Bersamaan dengan momen kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-73, Front Pembela Islam (FPI) menggelar peringatan Milad ke-20 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Ahad (19/8/2018).

Milad FPI tahun ini bertemakan “20 Tahun FPI Merajut Persatuan Umat, Menjaga Keutuhan Bangsa Menuju NKRI Bersyariah.

Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab (HRS) berharap, semoga di usia yang ke-73 tahun, NKRI senantiasa diberkahi, dijaga dan dilindungi Allah sehingga menjadi Baldatun Toyyibantun Warabbun Ghafur.

“Dan FPI di usia ke-20 tahun semoga langkah perjuangannya diberkahi Allah SWT,” ujarnya saat sambutan melalui rekaman suara dari Mekah.

Habib Rizieq mengingatkan kepada seluruh angota FPI bahwa visi misi FPI melaksanakan syariat Islam secara kaffah di NKRI melalui dakwah, menegakkan hisbah dan menggelorakan jihad fi sabilillah menuju NKRI Bersyariah.

Menurutnya, FPI selama 20 tahun tidak pernah berhenti dalam program dakwah serta kegiatan kemanusiaan di berbagai wilayah hingga ke luar negeri. FPI juga selama 20 tahun tidak pernah bergeser dalam berhisbah menegakkan amar makruf nahi munkar.

Kata Habib Rizieq, kenapa FPI fokus dalam amar makruf nahi munkar, karena itu adalah kewajiban dari Allah dan merupakan sifat seorang mukmin serta menjadi ciri umat terbaik dan juga tugas mulia warisan para nabi yang menjadi penyebab turunnya rahmat dari Allah SWT.

Selain itu, Habib Rizieq juga menegaskan bahwa umat Islam ke depan menginginkan pemimpin yang bertakwa dan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.

“Sehubungan kita ada di tahun politik, kita ingin presiden yang bertakwa, cinta kepada bangsa dan melindungi agama dan rakyatnya. Presiden yang menjunjung tinggi ayat suci diatas ayat konstitusi, presiden bersih dari narkoba, miras, LGBT dan aneka ragam kemaksiatan, bersih dari korupsi, bersih dari komunisme, marxisme, liberalisme, sekulerisme dan aliran sesat dan menyesatkan lainnya, serta yang bersih dari riba dan bebas dari hutang,” jelas Habib Rizieq

Oleh karena itu, dalam rangka mewujudkan kepemimpin tersebut, Habib Rizieq mengajak umat untuk taat kepada komando ulama.

“Umat Islam dan khususnya seluruh anggota FPI agar setia dibawah komando ulama, jangan bersikap atau berpendapat apapun sebelum ada komando ulama. Saya juga menyerukan untuk mengawal ijtima ulama ke-2,” tandasnya.

red: adhila

ARTIKEL TERKAIT

Close