#Pilpres 2019OPINI

Anda Percaya Siapa: Sudirman Said atau Jokowi?

Inilah jurus mematikan dari Sudirman Said (SS), mantan Menteri Enegeri dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Inisiatif siapa yang menerbitkan surat perpanjangan kontrak PT Freeport pada 2015? Sudirman atau Jokowi?.

Mari kita simak dengan seksama penjelasan SS.

Sudirman Said membuat penjelasan pers tentang perpanjangan itu. Menurut SS, dia harus melakukan klarifikasi karena publik menganggap Menteri ESDM-lah yang memperpanjang. SS kelihatannya tidak mungkin lagi menyimpan rahasia tingkat tinggi ini terlalu lama. Sebab, ini semua soal nama baik. Soal reputasi.

Kata SS, sehari sebelum surat perpanjangan itu diterbitkan pada 7 Oktober 2015, Presiden Jokowi melakukan pertemuan rahasia dengan boss Freeport McMoran, James R Moffet. Di Istana. Tepanya di ruang kerja Presiden Jokowi. Pertemuan itu terjadi pada 6 Oktober 2015.

SS menjelaskan ini dalam acara diskusi yang diselenggarakan oleh Institut Harkat Negeri di Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Menurut SS, yang menjabat sebagai Menteri ESDM, pada 6 Oktober 2015 itu dia ditelepon oleh asisten pribadi (Aspri) Presiden Jokowi agar datang ke Istana. SS bertanya tentang apa, namun Aspri mengatakan dia tidak tahu. Cuma, anehnya, sebelum Sudirman masuk ke ruangan kerja Presiden, si Aspri membisikkan agar ‘pertemuan ini dianggap tidak ada’.

Begitu masuk ke ruang kerja Presiden, SS mengatakan dia kaget. Di situ sudah ada James Moffet. Presiden langsung menyuruh SS agar membuatkan surat yang diperlukan (maksudnya surat perpanjangan kontrak Freeport-red).

Tetapi, Presiden Jokowi siang tadi membantah ada pertemuan rahasia dengan Moffet. Menurut Jokowi, pertemuan dengan bos Freeport McMoran sudah terjadi berkali-kali. Tidak ada yang dilakukan diam-diam.

Mengutip CNNIndonesia, Presiden Jokowi mengatakan, “Enggak sekali dua kali ketemu, gimana si kok diam-diam.”

1 2Laman berikutnya
Tags

ARTIKEL TERKAIT

Back to top button
Close
Close