INTERNASIONALKABAR

Anggota Kongres Amerika Desak Trump Aktif Kasus Khashoggi

Washington (SI Online) — Seorang anggota kongres AS, Gerry Connolly, mendesak Presiden Donald Trump untuk aktif soal hilangnya jurnalis Saudi dan kolumnis Washington Post Jamal Khashoggi, demikian Anadolu memberitakan, Jumat (12/10).

Connolly mengatakan, “Harus ada investigasi internasional yang independen terhadap kasus ini. Arab Saudi tidak bisa lepas dari akuntabilitas dan tanggung jawab,” katanya.

Jika laporan tentang kematian Khashoggi itu benar, dia mengatakan “itu akan menunjukkan contoh baru dari rendahnya suatu negara berdaulat di negara berdaulat lainnya, mengubah konsulat menjadi rumah jagal.”

Connolly berbicara pada konferensi pers di depan markas Washington Post di Washington D.C. dan bergabung dengan tokoh-tokoh dari Dewan Hubungan Islam-Amerika (CAIR).

Jamal Khashoggi telah hilang sejak mengunjungi Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober, dan diduga telah dibunuh.

Menurut sumber kepolisian Turki, 15 warga Saudi, termasuk beberapa pejabat yang tiba dengan dua pesawat, memasuki konsulat sementara Khashoggi berada di dalam. Kejaksaan sedang menyelidiki insiden itu, sementara konsulat mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan pihak berwenang Turki.

Khashoggi adalah warga negara Arab Saudi yang bekerja sebagai editor di beberapa surat kabar Saudi termasuk Arab News dan Al-Watan. Selama menetap di AS, dia tinggal di Virginia utara dan menjadi kontributor di Washington Post.

“Jamal Khashoggi adalah warga saya. Distrik saya memberikan hak yang sama bagi warga negara dan bukan warga negara. Dan mereka berhak atas perlindungan AS, hukum dan aktivitas diplomatik AS bukan kepentingan mereka,” ,” kata Connolly.

“Jika Saudi bertanggung jawab atas kejahatan itu, kita tidak bisa meminta penjahat untuk menyelidiki dirinya sendiri,” tambah Connolly.

Penasihat Keamanan Nasional Trump John Bolton dan penasihat senior Jared Kushner berbicara dengan Pangeran Mahkota Saudi Mohammad Bin Salman tentang Khashoggi, demikian pernyataan Gedung Putih.

Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan Sekretaris Negara Mike Pompeo juga berbicara kepada Salman dalam panggilan telepon lanjutan yang berusaha meminta perincian lebih lanjut dan meminta pemerintah Saudi untuk transparan.

Nihad Awad, direktur CAIR, mengatakan dalam 25 tahun dia mengenal Khashoggi, dia tidak pernah melihatnya sebagai pemimpin oposisi, tetapi sebagai seorang jurnalis yang suka menganalisis masalah dan berbicara untuk orang-orang yang telah dibungkam.

Awad, bersama dengan yang lain, mengatakan mereka berpegang teguh pada harapan bahwa Khashoggi masih hidup.

“Saya, sampai sekarang, tidak mau percaya bahwa dia tidak lagi hidup. Saya percaya bahwa kita membutuhkan jawaban,” kata Awad. “Beban pembuktiannya terletak pada para pejabat Arab Saudi.” tambahnya.

“Kami ingin percaya bahwa dia masih hidup, tetapi saya tidak mempercayainya. Saya percaya bahwa dia sudah mati. Dan kamu tahu kenapa? Karena saya tahu apa yang mampu dilakukan pemerintah Arab Saudi,” kata Medea Benjamin, salah satu pendiri kelompok hak asasi manusia Code Pink.

Sumber : Anadolu

ARTIKEL TERKAIT

Close