NASIONAL

Balas Jokowi, Fadli Zon Buat Puisi Sontoloyo

Jakarta (SI Online) – Wakil Ketua DPR Fadli Zon seolah ingin manjawab Presiden Jokowi yang beberapa hari lalu melontarkan istilah ‘politisi sontoloyo’. Fadli, hari ini, merilis puisi berjudul “Sontoloyo!.” melalui akun Twitternya.

Puisi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra berjudul ‘Sontoloyo!’ itu berbicara mengenai perekonomian. Bukan Fadli kalau tidak selalu menyindir pemerintahan saat ini dalam puisinya.

“Rezim sontoloyo!”. Begitulah bunyi salah satu bait puisi Fadli. Berikut ini puisi lengkap Fadli Zon, ‘Sontoloyo!’

SONTOLOYO!

kau bilang ekonomi meroket
padahal nyungsep meleset
sontoloyo!

kau bilang produksi beras berlimpah
tapi impor tidak kau cegah
sontoloyo!

kau bilang pengangguran turun
orang cari kerja makin berjibun
sontoloyo!

utang numpuk bertambah
rupiah anjlok melemah
harga-harga naik merambah
hidup rakyat makin susah
kau jamu tuan asing bermewah-mewah

rezim sontoloyo!

Sebelumnya, Fadli juga mengritik Jokowi yang mengimbau warga berhati-hati dengan politisi sontoloyo. Ia menilai penggunaan kata “sontoloyo” itu tak pantas dilontarkan seorang Kepala Negara.

“Saya kira itu kan istilah yang agak kasar,” kata Fadli seperti dilansir Kompas.com, Rabu (24/10/2018).

Fadli juga menyayangkan jika sebutan sontoloyo itu diarahkan bagi para politisi yang mengkritik program dana kelurahan. Ia menilai, harusnya kritik terkait progam pemerintah cukup dijawab dengan penjelasan yang komprehensif oleh Presiden.

Fadli sendiri mengaku mengritik program dana kelurahan karena melihat program tersebut dimunculkan secara terburu-buru tanpa payung hukum yang jelas. Ia mengaku setuju bahwa dana kelurahan ini diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Fadli, jika direncanakan dengan matang, seharusnya pemerintah bisa membuat payung hukum terlebih dahulu. Apalagi, Presiden Jokowi mengakui bahwa usul dana kelurahan ini sudah disampaikan wali kota sejak tiga tahun lalu.

“Yang sontoloyo itu adalah orang yang tidak melaksanakan ini dengan baik. Yang tidak merencanakan dengan matang. Yang tidak memenuhi prosedur sesuai tata aturan yang ada. Itu lah yang sontoloyo,” kata Fadli.

red: shodiq ramadhan

ARTIKEL TERKAIT

Close