OPINI

Dari 212 Menuju Perubahan Hakiki

Perhelatan kolosal Reuni 212 telah usai. Menyisakan berbagai kisah mengharu biru. Nilai-nilai Islam terpancar dari sana. Ada keikhlasan, kesabaran, saling menolong, saling menasihati, dll.

Dari sana pula terpancar keindahan ukhuwah Islamiyah. Bila kita cermati, mayoritas hadirin adalah orang-orang yang melek politik. Mereka punya aspirasi yang disuarakan bersama. Bukan sekedar massa mengambang yang mudah digiring tanpa tujuan.

Dilansir dari www.tribunnews.com,Senin, 3 Desember 2018, dalam pidatonya Habib Rizieq Syihab menyampaikan tentang kondisi Indonesia saat ini: “Mari kita renungkan kondisi negara kita dalam lima tahun terakhir. Selama ini di negara Indonesia, sama merasakan kuat indikasinya adanya gerakan sistematis dan struktural yang ingin menghancurkan sendi-sendi kehidupan beragama dan berbangsa serta bernegara di negara kesatuan RI dengan menghalalkan segala cara.

Pertama, pembiaran aliran sesat dan penodaan agama secara masif, bahkan para pelakunya dilindungi dan dibesarkan, padahal, agama apapun tidak boleh dinista apalagi dinodai, apalagi Islam.

Kedua, pembiaran kezaliman dan ketidakadilan yang meruntuhkan sendi-sendi penegakan hukum. Sehingga sikap suka-suka kini menjadi landasan penegakan hukum di Indonesia. Hasilnya yang disukai rezim, bebas melanggar hukum, sedang yang tidak disukai rezim akan dikerjai dengan rekayasa hukum.

Ketiga, pemberhalaan ekonomi neurit berdasarkan sistim utang ribawi yang telah mengundang penjajah asing yang kejam dan ganas serta bengis. Sehingga menghancurkan perekonomian rakyat jelata secara mengerikan. Lapangan kerja dijarah asing, nilai mata uang terus merosot, pasar rakyat dilibas habis oleh konglomerat hitam, wong cilik mulai banyak kelaparan dan kekurangan gizi.

Keempat, pembiaran kemungkaran dan kemaksiatan, seperti perdukunan, korupsi, narkoba, miras, judi, pornografi, pornoaksi, porstitusi dan LGBT, sehingga kalau dibiarkan kemungkaran dan kemaksiatan merajalela, dan merusak generasi muda secara menakutkan sekaligus mengundang bencana di mana-mana.

1 2 3Laman berikutnya
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close