INTERNASIONAL

Demo Rusuh di Paris Bawa Kerugian Tiga Juta Euro

Paris, Prancis (SI Online) – Aksi demonstrasi menolak kenaikan bahan bakar di Paris yang berujung pada kerusuhan oleh kelompok “rompi kuning” membawa kerugian sekitar tiga-empat juta euro (sekitar Rp48,7 miliar-Rp64,9 miliar).Seperti dilansir sebuah lembaga penyiaran lokal, France 3, Senin (3/12/2018), Wali Kota Paris Anne Hidalgo mengatakan, ia memperkirakan kerusuhan pada Sabtu membuat Ibu Kota Prancis, Paris, menderita kerugian “antara tiga dan empat juta euro”.

Ribuan pemrotes “rompi kuning” telah berkumpul di Paris dan beberapa kota besar lain untuk memprotes pajak bahan bakar, yang diberlakukan pemerintahan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan menuai perdebatan.

Demonstran yang biasanya tinggal di daerah pedesaan karena tingginya biaya sewa rumah di kota besar, mendesak Macron agar memangkas pajak bahan bakar dan membuat pengaturan ekonomi untuk meringankan hidup mereka.

Polisi Prancis pada Sabtu (1/12) menindak para pemrotes di sekitar Champs-Elysees, yang terkenal, dengan menggunakan gas air mata dan semprotan air.

Pengunjuk rasa membakar sejumlah kendaraan dan tong sampah serta melempari polisi dengan batu dan botol.

Dalam kerusuhan tersebut, dua orang tewas, sementara 1.043 orang lagi –termasuk 222 personel pasukan keamanan– cedera. Selaini tu, sebanyak 1.424 orang ditangkap, demikian dilaporkan Kantor Berita Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi.

Menurut jajak pendapat baru-baru ini, 84 persen orang Prancis –kebanyakan dari kelompok berpenghasilan menengah– mendukung protes itu.

Selama setahun belakangan, harga bahan bakar di Prancis telah naik lebih dari 20 persen.

red: shodiq ramadhan
sumber: ANTARA

Close