MAHASISWA

FSLDK Tuntut Dihentikannya Pembantaian Muslim Rohingya

Surakarta (SI Online) – Tragedi kemanusiaan berkepanjangan kembali terjadi di Myanmar. Etnis Rohingya yang dituduh sebagai ekstremis bersenjata harus mengungsi kembali setelah konflik yang terjadi dengan militer Myanmar. Korban tewas saat ini sudah melebihi 100 orang dan akan terus berjatuhan karena sulitnya bantuan-bantuan yang masuk.
Human Rights Watch (HRW) dalam rilisnya menyatakan adanya pembakaran di beberapa desa oleh kelompok militer sehingga menyebabkan banyak etnis Rohingya yang mengungsi kembali.
Oleh karena itu, melalui pernyataan sikapnya yang diterima Suara Islam Online Sabtu (26/11), Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Indonesia yang merupakan forum dari lembaga dakwah kampus se-Indonesia mendesak pemerintah Myanmar melalui Kedutaan Besar Myanmar di Indonesia untuk menghentikan tindakan represif militer yang berujung pada pembantaian etnis Rohingya.
FSLDK juga mendesak pemerintah Indonesia sebagai negara yang telah mendeklarasikan dalam pembukaan konstitusinya untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka pemerintah Indonesia harus ikut aktif mewujudkan perdamaian di Myanmar
FSLDK meminta kepada seluruh elemen mahasiswa, khususnya mahasiswa muslim untuk berpartisipasi aktif dalam menggalang bantuan kemanusiaan bagi etnis Rohingya.
Selain itu, FSLDK mengajak seluruh komponen masyarakat, khususnya organisasi-organisasi umat Islam di seluruh Indonesia untuk melakukan aksi solidaritas dan doa bersama bagi etnis Rohingya.
red: adhila
Tags

ARTIKEL TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d blogger menyukai ini: