KESEHATAN

Jaminan Kesehatan dalam Islam

Kesehatan merupakan kebutuhan yang paling penting dalam menjalankan kehidupan. Bagaimana tidak, kesehatan badan serta pikiran memberikan efek yang luar biasa bagi manusia untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari, baik beribadah kepada Allah maupun aktivitas mencari nafkah, persis seperti yang ditutur oleh Baginda Saw,”Aku paling suka dengan hambaku yg kuat fisik dan jiwanya.”

Namun sayang saat ini layanan kesehatan yg memadai sulit diakses oleh elemen masyarakat menengah kebawah, jargon “Orang miskin dilarang Sakit” disematkan di negeri yang dijuluki “Tanah Surga” ini jauh panggang dari api, ebab rendahnya pelayanan membuat sebagian masyarakat risau.

Buruknya pelayanan kesehatan yang terjadi saat ini sudah dirasakan berbagai pihak rumah sakit, di lain sisi banyak yang menolak melayani orang yang tidak memiliki uang dengan beragam dalih seperti penuh, tidak ada fasilitas dan sebagainya.

Dalam Islam, negara memiliki peran sentral dan sekaligus bertanggung jawab penuh atas segala urusan rakyatnya, termasuk bidang kesehatan. Rasul bersabda: “Pemimpin yang mengatur urusan manusia (Khalifah) adalah pengurus rakyat dan dia bertanggung jawab atas rakyatnya.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Dalam Islam, jaminan kesehatan untuk seluruh rakyat adalah tanggungjawab negara yang wajib diberikan secara gratis alias tidak membayar sama sekali. Negara tidak boleh membebani rakyatnya untuk membayar kebutuhan layanan kesehatannya. Karena ini sudah menjadi kewajiban negara melayani rakyat sebaik mungkin

Di antara tanggung jawab Kepala negara adalah memenuhi kebutuhan primer (dasar) bagi seluruh rakyat. Yang termasuk kebutuhan dasar adalah sandang, papan dan pangan. Pendidikan, kesehatan dan keamanan termasuk dalam kebutuhan dasar.

Pengadaan layanan, sarana dan prasarana kesehatan tersebut wajib senantiasa diupayakan oleh negara bagi seluruh rakyatnya. Layanan gratis tersebut diberikan tanpa memandang lagi strata ekonomi rakyatnya. Kaya dan miskin sama-sama berhak mendapat layanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan medisnya.

Pemerintah adalah pihak yang paling bertanggungjawab terhadap pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan setiap individu publik. Tanggung jawab tersebut bersifat langsung dan sepenuhnya. Langsung, yaitu tidak saja bagi yang miskin tetapi juga yang kaya. Sepenuhnya, yaitu tanggung jawab dari “A” sampai “Z” sehingga setiap individu publik mengakses dengan mudah pelayanan kesehatan gratis berkualitas yang dibutuhkan,”

Penting dicatat, keseluruhan pembiayaan berasal dari kekayaan negara dengan anggaran mutlak, yakni berapapun yang dibutuhkan wajib disediakan negara. Selain itu, rumah sakit sebagai unit teknis pelaksana fungsi negara wajib dikelola secara sosial, dan harus steril dari aspek komersial dan bisnis.

1 2Laman berikutnya
Tags

ARTIKEL TERKAIT

Back to top button
Close
Close