BEAUTY

Kemuliaan Perempuan dalam Islam

Islam melalui Rasul-Nya melarang bayi perempuan dikubur hidup-hidup, bahkan menganugerahi surga bagi orang tua yang dikaruniai tiga anak perempuan, dan mampu menjaganya hingga dewasa dan menikah.

Islam melalui Rasulullah Muhammad Saw melarang mewariskan seorang perempuan yang ditinggal mati suaminya, kepada para ahli warisnya. Malahan Islam memberikan bagian hak waris atas harta peninggalan suaminya.

Islam melalui Rasulullah Muhammad Saw, memperkenankan dan memperbolehkan para perempuan untuk bersekolah, menimba ilmu, menghadiri majelis ilmu Rasulullah Muhammad Saw, sehingga kecerdasan para perempuan semakin terasah, dan berkontribusi positif dalam membangun masyarakat.

Islam melalui Rasulullah Muhammad Saw, memperbolehkan para perempuan mengambil peran politik yaitu dalam hak memberikan baiat, atau sumpah terkait pemilihan pemimpin umat. Sehingganya ada pengakuan dari Rasulullah atas peran penting perempuan dalam proses politik dan pencerdasan umat.

Sikap dan contoh yang diberikan oleh Rasulullah Saw dalam meninggikan martabat dan kehormatan perempuan juga dilanjutkan oleh para Khulafaur Rosyidin dan para khalifah setelahnya.

Dicatatkan dalam sejarah, bagaimana sikap Khalifah Umar bin Khattab ra, saat diprotes kebijakan publiknya oleh seorang perempuan. Tidak marah, tidak menghina balik. Yang terjadi malah Khalifah Umar ra membenarkan pendapat wanita tersebut, tersebab kekuatan dalil yang diungkapkan oleh perempuan tersebut, dan kemudian mengangkat wanita tersebut menjadi salah satu hakim, yang memutuskan perkara perselisihan diantara warga masyarakat. Ada pengakuan atas kapabilitas perempuan dalam kapasitasnya menjadi qadhi (hakim).

Pun demikian dengan para khalifah setelahnya. Memberikan jaminan hidup dan pemenuhan kebutuhan asasi setiap perempuan, baik sandang, pangan, papan, kesehatan, keamanan dan pendidikan. Hingga dikisahkan, jika para khalifah, memberikan tunjangan bagi para wanita yang menyusui anaknya dengan sempurna.

Juga para khalifah mendirikan banyak madrasah dan universitas, dimana para perempuan banyak yang menuntut ilmu didalamnya, sesuai minatnya. Alhasil banyak dari para perempuan yang menjadi ilmuwan dan berkontribusi penting dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan peradaban dunia.

Previous page 1 2 3Next page
Tags

ARTIKEL TERKAIT

Back to top button
Close
Close