NASIONAL

PA 212 Gelar Aksi Bela Ustaz Slamet Maarif

Semarang (SI Online) – Wakil Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Ustaz Asep Syaripudin hadir dalam aksi solidaritas pembelaan terhadap Ketua Umum PA 212 Ustaz Slamet Maarif di depan Polda Jawa Tengah.

“Jika ada orang Islam disakiti maka umat Islam di manapun akan ikut tersakiti. Oleh karena itu kedatangan kita ingin mengekspresikan rasa kepedulian dan solidaritas kita kepada Ustaz Slamet Maarif Ketua Persaudaraan Alumni 212 yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Surakarta,” kata Ustaz Asep saat orasi di depan kantor Polda Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Senin (18/2/2019).

Pihaknya mengapresiasi umat Islam dari berbagai daerah yang telah hadir mengawal pemeriksaan tersebut. “Saya sebagai Wakil Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 menyampaikan apresiasi, penghormatan dan penghargaan yang setinggi-tingginya dari berbagai daerah yang telah datang ke tempat ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, ribuan umat Islam dari berbagai elemen hadir mengawal pemeriksaan Ketua Umum PA 212 yang dijadwalkan mulai pada pukul 10.00 WIB.

Menurut Ustaz Asep, perwakilan PA 212 di 22 provinsi yang tersebar di Indonesia juga turut hadir mengawal pemeriksaan Ustaz Slamet Ma’arif. “Berdasarkan informasi yang saya peroleh alhamdulillah Persaudaraan Alumni 212 sudah mempunyai perwakilan kurang lebih di 22 provinsi yang tersebar di Indonesia. Dan dari 22 provinsi alhamdulillah hari ini sudah ada perwakilan-perwakilannya,” terang Ustaz Asep yang saat ini menjadi Calon Anggota DPD RI Provinsi Jawa Barat bernomor 39.

Sementara itu, Sekretaris Umum PA 212 Ustaz Bernard Abdul Jabbar menjelaskan bahwa Ustaz Slamet Maarif tidak bisa memenuhi panggilan polisi lantaran kondisi tubuh yang kurang sehat. “Padahal Ustaz Slamet Maarif sudah dateng ke Semarang sejak kemarin,” katanya.

Seperti diketahui, Ketua Umum PA 212, ustaz Slamet Maarif ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus tindak pidana pemilu. Ia dituduh melanggar Pasal 280 ayat (1) huruf a sampai huruf j dan Pasal 276 ayat (2) sebagaimana diatur dalam ketentuan unsur Pasal 521 atau 492 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

red: adhila

Tags

ARTIKEL TERKAIT

Back to top button
Close
Close