NASIONAL

Penuhi Panggilan Bareskrim, Habib Bahar Didampingi Puluhan Pengacara

Jakarta (SI Online) – Habib Bahar bin Ali bin Smith, sesuai janjinya, benar-benar memenuhi panggilan tim penyidik Bareskrim Mabes Polri untuk diminta keterangannya sebagai saksi terkait perkara tindak pidana ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Habib Bahar bin Ali bin Smith mendatangi Gedung Bareskrim Mabes Polri di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sekitar pukul 11.10 WIB dari jadwal pemeriksaan pukul 10.00 WIB.

Sebelumnya, dalam sebuah dialog melalui saluran telepon di sebuah stasiun televisi nasional, Habib Bahar menyatakan akan menghadiri panggilan Bareskrim. Pasalnya, pada panggilan pertama surat dari Polisi tiba sudah sore hari.

Ia datang ke Bareksrim Mabes Polri menggunakan mobil Mitsubishi Pajero berpelat nomor B 111 ALI. Ia didampingi beberapa kendaraan lainnya baik di sisi depan dan di belakang mobil yang ditumpanginya.

Habib Bahar bin Ali bin Smith tidak mau berkomentar apa pun ketika dimintai konfirmasi ihwal pemanggilan dirinya sebagai saksi terkait perkara ujaran kebencian terhadap Presiden Jokowi.

Habib Bahar Ali bin Smith dituduh melanggar Pasal 16 ayat 4 huruf (a) ke-2 Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 2018 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Seperti diketahui, kelompok Jokowi Mania menilai isi ceramah Habib Bahar berdurasi 60 detik yang viral di media sosial mengandung ujaran kebencian yang menyebut Jokowi pengkhianat, banci, bahkan menilai bahwa Jokowi yang sebelumnya merupakan penjual mebel, tidak pantas menjadi Presiden RI.

Didampingi Puluhan Pengacara

Sementara itu Anggota Advokat Cinta Tanah Air Habib Novel Bamukmin menyatakan Habib Bahar akan didampingi lebih dari 50 orang pengacara pada pemeriksaan perkara dugaan tindak pidana ujaran kebencian di Bareskrim Mabes Polri.

Menurut Novel jumlah kuasa hukum Habib Bahar bin Ali bin Smith tersebut akan terus bertambah hingga hari ini. Dia menjelaskan beberapa Ormas Islam yang akan mendampingi Habib Bahar bin Ali bin Smith itu di antaranya adalah ACTA, FPI, TPF, dan Korlabi.

“Kalau kuasa hukum ada dari ACTA, FPI, TPF, Korlabi. Total sementara ada 50 pengacara yang nanti akan mendampingi Habib Bahar, nanti akan bertambah lagi jumlah kuasa hukumnya,” tutur Novel, Kamis (6/12/2018).

Novel mengkritisi sikap Bareskrim Mabes Polri yang memproses hukum Habib Bahar bin Ali bin Smith itu dengan cepat. Padahal menurutnya, banyak perkara yang mangkrak dan belum ditangani oleh Bareskrim Mabes Polri.

“Kita lihat wasit sudah jadi pemain, indikasi kami lihat begitu. Sudah pro ke kekuasaan, padahal seharusnya aparat penegak hukum bisa berlaku adil dan profesional,” katanya.

red: farah abdillah
sumber: bisnis.com

ARTIKEL TERKAIT

Close