NASIONAL

Umat Islam Wajib Punya Saham dalam Perjuangan

Bogor (SI Online) – Selain mengerahkan tenaga dan pikiran, seorang Muslim juga harus memberikan sebagian rizkinya untuk mendanai perjuangan.

“Di surat At Taubah ayat 111, kita diperintahkan untuk berjihad dengan jiwa dan harta, jadi selain fisik jihad juga perlu logistik,” kata Sekjen Forum Umat Islam (FUI) KH Muhammad al Khaththath dalam ceramahnya di Bogor.

“Dan pada hakikatnya, harta dan diri kita ini milik Allah, kenapa Allah beli, ini karena Allah sangat menghargai nilai perjuangan,” tambahnya.

Dalam berjuang, menurut al Khaththath, sikap istiqomah juga mutlak diperlukan. “Saat berjuang jangan berhenti atau belok kiri, maju terus, jangan sampai kehilangan kesempatan mendapatkan Al Jannah,” tuturnya.

Saat ini, para ulama dan habaib terjun mengajak umat untuk melakukan jihad politik agar keadaan menjadi lebih baik. “Oleh karena itu, kita harus punya saham dalam perjuangan ini,” jelas Ustaz al Khaththath.

Ia menggagas tabungan jihad politik untuk keperluan operasional umat Islam di hari pencoblosan 17 April mendatang. “Kita nabung dari sekarang di celengan, nanti 17 April dari tabungan itulah kita punya dana untuk operasional umat Islam mulai dari sarapan pagi setelah shalat subuh berjamaah, kemudian berbondong-bondong ke TPS, dan dari dana yang terkumpul kita jadikan TPS tempat yang nyaman dan banyak makanan dan minuman,” jelasnya.

“Pokoknya di hari itu, umat Islam banyak dana, selain untuk operasional juga untuk menghalau oknum-oknum yang mau menyuap suara rakyat. Jadi kalau ada yang mau ‘nyuap’, bilang saja kita sudah punya uang bahkan lebih banyak,” tandasnya.

red: adhila

Tags
Close
Close